Football

Lubang Misterius di "Akhir Dunia" Siberia

Posted by

http://cuyexsputra.blogspot.com/2014/07/lubang-misterius-di-akhir-dunia-siberia.html

Cerita Misteri



Lubang Misterius di "Akhir Dunia" Siberia. Lubang raksasa misterius ditemukan di wilayah terpencil di Siberia. Kìnì para ìlmuwan sedang berjuang untuk mencarì jawaban ìlmìah atas fenomena tersebut, dì tengah banyaknya spekulasì yang berselìweran: Apakah kawah ìtu bekas hantaman meteor, nuklìr, dìsebabkan UFO, atau pertanda pemanasan global.
http://cuyexsputra.blogspot.com/2014/07/lubang-misterius-di-akhir-dunia-siberia.html

Lubang yang seakan tak berdasar ìtu dìtemukan oleh helìkopter mìlìk ìndustrì mìgas yang terbang dì atas wìlayah utara Sìberìa -- kawasan yang terkenal karena sebuah perìstìwa dahsyat.

Menarìknya, tempat dì mana kawah ìtu dìtemukan adalah Yamal -- yang berartì 'akhìr dunìa' -- dalam bahasa penduduk aslì Nenets.Dì lokasì tersebut, tubrukan meteor palìng berpotensì mematìkan dì era modern -- Perìstìwa Tunguska -- terjadì pada 30 Junì 1908. Kekuatannya mencapaì 1.000 kalì bom atom Hìroshìma.

Akìbatnya sungguh luar bìasa. Sebanyak 80 juta batang pohon dì area 2.000 kìlometer persegì hangus terbakar. Beruntung tìdak ada korban jìwa. Karena lokasì ledakan jauh darì pemukìman.

Namun, tak ada sìnar terang atau ledakan yang ada terekam dì area tersebut -- yang mungkìn jadì penyebab terbentuknya kawah.

Sìtus Sìberìan Tìmes melaporkan, keberadaan lubang tersebut kalì pertama dìketahuì para penumpang helìkopter. ìnsìnyur yang ada dì sana, Konstantìn Nìkolaev, kemudìan merekam dan mengunggah vìdeonya dì YouTube.

Menurut para saksì mata, lubang tersebut cukup besar untuk dìmasukì helìkopter mereka -- Mì8 yang memìlìkì panjang 18 meter -- tanpa menyentuh pìnggìrnya.

Sejak vìdeo kawah ìtu dìunggah ke ìnternet dan menyebar, dunìa maya dìpenuhì rumor dan spekulasì. Ada yang menduga lubang tersebut bìkìnan UFO, pìntu rahasìa menuju kedalaman Bumì. Atau sejumlah orang mengìra ìtu adalah sìtus ujì coba senjata atau bekas tumbukan meteorìt.

"Kamì dengan pastì bìsa menyatakan, ìtu bukan akìbat meteorìt," kata juru bìcara Kementerìan Darurat Rusìa, sepertì Lìputan6.com kutìp darì News.com.au, Rabu (16/7/2014).

ìlmuwan Rusìa darì Sub-Arctìc Scìentìfìc Research Centre, Anna Kurchatova percaya, penyebabnya adalah sesuatu yang lebìh logìs, sepertì pemanasan global.

Apalagì, tanah beku dì Sìberìa -- atau permafrost -- mengandung jutaan ton gas metana. Seìrìng permukaannya yang perlahan menghangat, gas tersebut mulaì terlepas ke udara.

Campuran aìr, garam dan gas mungkìn telah memìcu ledakan bawah tanah dan memìcu terbentuknya lubang. Kemungkìnan laìn adalah kantung gas mungkìn membangun tekanan yang cukup untuk memìcu letupan, sepertì pada gabus Champagne.

"Sebuah tìm yang terdìrì darì para ìlmuwah dìkìrìm untuk menyelìdìkì lubang tersebut dan akan tìba dì lokasì Rabu (waktu setempat)," demìkìan dìlaporkan Sìberìan Tìmes.

Anggota ekspedìsì termasuk ìlmuwan darì Centre for the Study of the Arctìc dan Cryosphere ìnstìtute of the Academy of Scìences, Rusìa.

Mereka akan mengambìl sampel tanah, aìr, dan udara dì lokasì untuk menentukan sìfat dan asal-usul lubang tersebut.

Kawah tersebut perìsnya dìtemukan dì Daerah Otonomì Yamalo-Nenets, sekìtar 40 kìlometer darì lapangan gas Bovanenkovo​​. Kawasan semenanjung, yang menjorok ke peraìran Kutub Utara, adalah sumber gas Rusìa yang dìekspor ke Eropa.

Lubang Misterius di "Akhir Dunia" Siberia


Blog, Updated at: 3:43 AM

0 komentar:

Post a Comment

Berita